Kau masih sama,
masih menatapku nakal dengan jujur
kau masih sama,
tersenyum riang jika melihatku
kau masih sama,
menyihir bibir ini menjadi seulas senyum hingga terbahak.
kau masih sama,
menyebalkan.
kau masih sama,
yang terkadang manja didekatku.
kau masih sama,
mempercayaiku dalam mencurahkan kisahmu.
kau masih sama,
menyamankan yang mungkin tak pernah ku akui.
ku akui, kau senyaman itu,
seperti lalu, sesingkat itu
sepenggal kisah kita yang tak sampai.
kau, masih sama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar