followers

Senin, 01 Juni 2015

Sekacau itu kah kau merindukan ku?

Kau yang ku pikir terbang begitu jauh dengan sayapmu, sedangkan aku yang hanya berjalan di dataran yang tandus, ternyata kau benar-benar terjun bebas dan terperosok.
sayapmu yang ku pikir kuat itu patah. Ya, sayapmu ternyata patah. Ku pikir kau akan terbang jauh dengan sayap mu itu. Bahkan kau menoleh ke belakang menatapku, seolah kornea mu memberitahu bahwa kau tidak baik-baik saja. Lihatlah dirimu. Kepura-puraanmu perlahan meremukkanmu. sekacau itu kah kau merindukan ku?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar