ia hanya wanita biasa,
mencintai satu, dari semua kilau yang mendekati
ia hanya wanita biasa,
menyayangi satu, rela berlelah tanpa pamrih
ia hanya wanita biasa,
yang telah dinyamankan oleh "sepi'
berani berkata cinta , takut mengalaminya (lagi)
ia hanya wanita biasa,
begitu teduh menyayangi, lupa bahwa mawar putih menurutnya tercantikpun, akan layu..
ia hanya wanita biasa,
yang berada diruang tunggu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar