followers

Kamis, 21 Mei 2015

Ku Kira

Aku rindu saat-saat pertama, saat segalanya terasa sederhana. Sederhana tapi istimewa. 
lelah berada dalam ruangan yang berdinding pengingkaran. Merasa takkan ada satu pun objek yang membawaku keluar dari ruangan itu. Ruangan yang membuatku mengingat suatu siklus harapan yang berujung pupus. 
Tapi, sejenak melihatmu.. membuatku lupa akan hal itu. Padahal kita tidak saling berkenalan, kita hanya  tahu begitu saja. aku mensyukuri pertemuan singkat ini, karena untuk pertama kalinya, aku bisa lupa apa yang seharusnya tidak kupikirkan. kenapa kamu? aku pun tidak tahu. Tapi ku tak ingin mengenalmu lebih jauh, kau pun begitu yang tak ingin mengenalku lebih jauh. 
Waktu itu aku mencari tahu, kenapa hati damai hanya melihatmu. Ku kira apakah aku jatuh hati? sulit dipercaya karena aku bukanlah yang mudah menjatuhkan hati, bagaimana bisa jika jatuh hati duluan?  Apa yang sebenarnya yang direncanakan oleh sang penjaga waktu, hingga semesta mempertemukan kita sesingkat ini. Saat itu ingin ku percepat waktu dimana kita tak bertemu lagi, agar ku meyakini adakah timbul butir-butir rindu untukmu. 
Berlalu nya waktu membuatku tahu, hanya ibarat sebuah iklan di TV. yang bukan hal utama untuk ditonton, atau ditunggu-tunggu, tapi tetap harus ada dan terkadang menarik. ya, kau hanya salah satu intermezo dalam bagian ceritaku. Ternyata aku sama sekali tidak rindu, kau tidak membawaku keluar dari ruangan yang melelahkan itu, kau hanya membuatku lupa sejenak berada didalamnya. Masih sama, ternyata aku belum bisa jatuh hati lebih dulu. 
Setidaknya.. Terima kasih sudah membuatku lupa, meski sejenak. 
 
  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar